Stefano Pioli

Stefano Pioli Incar Liga Champions

Pelatih Inter Milan, Stefano Pioli berharap mampu membawa timnya terlebih dahulu masuk ke zona Liga Champions untuk musim baru mendatang. Pasalnya, Nerazzurri sudah absen selama empat musim beruntun. Terakhir kalinya berpartisipasi di kejuaraan antarklub di benua Eropa tersebut terjadi pada tahun 2012. Di musim tersebut, pasukan Sang Biru-Hitam harus kandas di babak 16 besar saat melawan wakil Perancis, Marseille.

Stefano Pioli

Stefano Pioli bertekad membawa Inter ke zona Liga Champions musim depan

Padahal sejak tahun 2002, Internazionale tidak pernah putus tampil di Liga Champions. Bahkan, di musim 2003, mampu menembus hingga partai semifinal. Puncaknya, dibawah asuhan Jose Mourinho pada tahun 2010, Javier Zanetti kala itu menjabat sebagai kapten tim, mampu mengangkat trofi si ‘Kuping Besar’.

Di tahun 2010 tersebutlah, Inter Milan mampu menjadi tim yang meraih lima gelar dalam satu musim. Selain gelar juara Liga Champions, tiga gelar lainnya yakni Coppa Italia, Supercoppa Italia, FIFA Club World Cup dan gelar Serie A.

Hal tersebutlah yang memotivasi Pioli untuk kembali membuat Internazionale merajai Eropa. Walaupun Inter sempat terpuruk dibawah kepelatihan Frank de Boer, tetapi dengan raihan empat kemenangan secara beruntun di liga domestik. Kini posisi mereka di tabel klasemen bertengger di urutan ketujuh dengan perolehan 30 poin. Hanya berjarak lima poin saja dari Roma yang berada di posisi runner up.

Pioli mengungkapkan bahwa tidak ada yang tidak mungkin. Dirinya menargetkan untuk membawa kembali Inter berpartisipasi di Liga Champions. “Kurasa, kami mampu untuk kembali ke masa kejayaan kami di tahun 2010. Saya percaya akan dapat membawa Inter kembali bermain disana (Liga Champions),” ungkap mantan manajer Lazio.

Tekad Pioli pun juga didukung oleh Suning yang merupakan pemilik baru klub Inter. “Kami akan membantu pelatih untuk meraih target tersebut. Kami siap mengucurkan dana demi merengkut para pemain yang berkualitas demi menyukseskan tim,” ungkap pemilik Sunning.

David Alaba Senang Dapat Bertemu Dengan Arsenal

Bek adalan Bayern Munich, David Alaba menyatakan bahwa dirinya merasa senang lantaran bertemu kembali dengan Arsenal di babak 16 besar Liga Champions. Alasannya, lantaran Alaba di masa kecil merupakan fans Meriam London.

David Alaba

David Alaba senang kembali bertemu Arsenal yang merupakan tim favoritnya di masa kecil

Tercatat, bahwa laga antara Bayern Munich melawan Arsenal sudah terjadi sebanyak tiga kali dalam empat tahun terakhir. Dimana, Die Roten sukses meraih tiga kali kemenangan dari enam pertemuan. Kemenangan tersebut pun sekaligus menyingkirkan The Gunners di fase gugur.

Alaba sendiri pernah mencetak gol ke gawang tim yang dirinya kagumi. Kala itu, Bayern mampu mempermalukan Alexis Sanchez di Allianz Arena dengan skor yang sangat telak 5-1 pada fase kualifikasi grup.

“Saya senang sekali dapat melawan tim yang saya kagumi. Arsenal adalah tim favorit saya di masa kecil. Bermain di London pun sangat fantastis. Layaknya bermain di kandang sendiri,” ungkap bek yang baru berusia 24 tahun tersebut.

Dijadwalkan, Bayern Munich akan terlebih dahulu bertindak sebagai tuan rumah pada tanggal 15 Februari 2017. Sementara di leg kedua, giliran Arsenal yang menjadi tuan rumah di Emirates Stadium yang berlangsung pada 8 Maret 2017.

Hamsik Bahagia Bertemu Real Madrid

Tak hanya Alaba yang senang menyambut undian babak 16 besar Liga Champions. Lantaran pemain Bayern Munich tersebut harus berhadapan dengan tim favoritnya yakni Arsenal. Kapten Napoli, Marek Hamsik juga mengungkapkan kebahagiannya, kala melawan Real Madrid di fase gugur nanti.

Marek Hamsik

Marek Hamsik merasa bahagia harus berhadapan dengan Real Madrid

“Saya justru merasa bahagia dapat bertemu tim sekelas Real Madrid. Lantaran mereka saat ini menjadi tim terbaik dengan meraih beberapa gelar. Tetapi, kami telah melakukan berbagai hal baik di beberapa tahun belakangan. Jadi, sudah saatnya kami melakukan hal yang luar biasa,” ujar Hamsik.