Massimiliano Allegri

Allegri Fokus Singkirkan Milan

Juventus akan menghadapi tantangan berat kala harus menjamu AC Milan di babak perempat final Coppa Italia pada hari Kamis dinihari nanti. Laga itu sendiri akan dihelat di Juventus Stadium dan merupakan partai ulangan pada laga Final Super Coppa Italiana di Doha, Qatar pada bulan Desember lalu. Dimana kala itu, I Rossoneri sukses keluar sebagai juara melalui adu babak penalti.

Massimiliano Allegri

Massimiliano Allegri fokus untuk menyingkirkan AC Milan di babak perempat final Coppa Italia

Pertandingan itu membuat sang manajer Massimiliano Allegri fokus untuk menyingkirkan sang lawan. Terlebih berdasarkan catatan dua pertemuan kedua klub sepanjang musim ini, Allegri belum mampu meraih kemenangan dan bahkan harus menelan kekalahan.

Namun meskipun demiikian, manajer asal Italia tersebut akan melakukan sedikit rotasi pemain, seiring dengan jadwal padat dan melihat kondisi para pemain yang sedikit kelelahan.

“Partai melawan Milan akan terasa seperti final. Jadi, saya akan fokus dan berusaha untuk menyingkirkan mereka. Namun saya tetap akan melakukan perubahan dalam susunan starting eleven. Dikarenakan pada pekan lalu saat melawan Lazio, kami bermain dengan sangat intes dan tentu menguras banyak tenaga,”

“Saat ini kami akan mencoba untuk meraih kemenangan kala menjamu Milan di depan para pendukung kami sendiri. Setelah itu kembali di akhir pekan kami harus siap menghadapi perlawanan Sassuolo. Sehingga, melihat hal tersebut dan mempertimbangkan kondisi para pemain, kami akan melakukan perubahan. Saya juga melihat ada sejumlah pemain yang dalam kondisi bugar,”

“Adapun mengenai lini pertahanan, saya akan terlebih dahulu melihat kondisi Giorgio Chiellini yang tampil hebat pada pertandingan sebelumnya. Sedangkan mengenai Leonardo Bonucci, saya rasa Ia akan dapat bermain sejak menit awal, mengingat Ia sudah sembuh dari cedera,”

“Saya juga harus melihat kondisi dari Stephan Lichtsteiner. Tapi yang pasti, siapapun pemain yang akan bermain pada laga nanti, harus siap dan berada dalam kondisi yang terbaik. Karena pertandingan bisa saja berlangsung hingga babak tambahan waktu ataupun adu penalti,” tutup Allegri.

Montella Siap Hadapi Juventus

Sementara dari kubu lawan, manajer AC Milan Vincenzo Montella mengungkapkan bahwa timnya siap untuk menghadapi perlawanan sengit dari Juventus di laga delapan besar Coppa Italia pada haris Kamis dinihari nanti.

Vincenzo Montella

Vincenzo Montella siap untuk membendung perlawanan Juventus

Aroma balas dendam dari kubu tamu tentunya sangat menyuat pada pertandingan yang dihelat di Juventus Stadium nanti. Pasalnya, pertemuan terakhir kedua klub terjadi di partai final Super Coppa Italia pada Desember lalu. Dimana laga itu berhasil dimenangkan oleh Rossoneri melalui babak adu penalti. Bahkan di pertemuan pertama Serie A, Bianconeri juga menelan kekalahan.

“Saya tidak masalah bahwa mereka akan mengusung misi balas dendam. Sehingga dengan demikian mereka akan marah dan tentu otomatis tidak akan terkontrol. Jadi, akan sangat bermanfaat bagi kami untuk kembali mengalahkan mereka, sekaligus menyingkirkan.

“Kami telah siap untuk menghadapi mereka dan juga siap meraih kembali kemenangan. Dengan begitu, kami melangkah ke babak selanjutnya. Kami memiliki skuat tim yang hebat,” ungkap pelatih yang juga berasal dari Negeri Pisa.

Shanghai SIPG Tertarik Datangkan Dani Alves

Disisi lain, pertandingan antara Juventus melawan AC Milan nanti kemungkinan besar tidak akan diperkuat oleh Dani Alves. Pasalnya, sang pemain tengah diisukan akan segera meninggalkan klub dalam bursa musim dingin ini. Bahkan, di beberapa pertandingan, Alves tak dilibatkan oleh sang manajer.

Dani Alves

Shanghai SIPG tertarik datangkan Dani Alves dari Juventus

Melihat kondisi sang pemain yang tak menentu di kubu Bianconeri, membuat salah satu klub raksasa asal Tiongkok, Shanghai SIPG terpincut untuk mendatangkan mantan pemain Barcelona tersebut. Kabarnya, Shanghai memberikan tawaran kepada pemain yang kini sudah berusia 33 tahun tersebut dengan kontrak sebesar £160,000 per minggu.

Milan vs Atalanta

Milan vs Atalanta, Kembali Ke Jalur Kemenangan

Giornata 17 Serie A akan dihiasi dengan satu laga antara AC Milan melawan Atalanta. Dimana kedua klub sama-sama terluka pada akhir pekan lalu. Laga tersebut akan dihelat di Stadio San Siro, Milano pada tanggal 18 Desember 2016 dan akan dimulai pada pukul 00.00 WIB.

Milan vs Atalanta

Milan vs Atalanta tersaji pada akhir pekan nanti

Kedua tim sama-sama merasakan kekalahan pada giornata ke 16. Milan harus takluk saat bertandang ke Stadio Olimpico, markas AS Roma. Gol tunggal Radja Nainggolan sudah cukup untuk membantu Serigala Ibukota meraih kemenangan ketiga kalinya secara beruntun. Sementara, Atalanta harus tumbang di hadapan para pendukungnya sendiri, kala menghadapi Udinese. Gol Zapata, Fofana dan Thereau hanya mampu dibalas satu gol oleh Kurtic.

Tentu, kedua tim, baik kubu tuan rumah maupun sang tamu sama-sama mengincar kemenangan pada laga hari Minggu dinihari mendatang. Dengan kemenangan, membuat tingkat kepercayaan diri para pemain kembali meningkat dan tentu memperbaiki posisi masing-masing tim di tabel klasemen.

Sejauh ini, i Rossoneri bertengger di urutan ketiga dengan perolehan 32 poin. Dimana sejatinya mereka mampu berada di posisi runner up, andai pada pertandingan melawan AS Roma lalu, berhasil keluar sebagai pemenang. Kini, Milan berjarak tiga poin dari pesaing diatasnya dan tujuh poin dari sang pemuncak klasemen yang masih dipegang oleh sang juara bertahan, Juventus.

Sedangkan, La Dea hingga memasuki pekan ke 17, mampu bertahan di papan tengah. Kini, mereka menduduki urutan keenam dengan raihan 28 poin. Hanya berjarak tiga poin saja dari penghuni diatasnya, yakni Lazio dan dua poin dari pesaing terdekatnya, Fiorentina yang secara perlahan mampu memperbaiki performanya.

Statistik Laga Milan vs Atalanta

Laga pada hari Minggu dinihari mendatang yang akan dihelat di Stadio San Siro, merupakan pertemuan kedua kalinya sepanjang tahun 2016 ini. Dimana, pada laga terakhir atau tepatnya pertandingan pertama tahun ini, Atalanta berhasil keluar sebagai pemenang. Kala itu, laga berlangsung di Stadio Atleti Azzuri d’Italia, Bergamo yang berakhir dengan kedudukan 2-1. Padahal, Milan sudah unggul di menit awal babak pertama, tetapi tuan rumah sukses mengembalikkan keadaan tersebut.

Stadio San Siro

San Siro menjadi venue laga antara Milan vs Atalanta

Sementara itu, pertandingan terakhir yang dilangsungkan di markas Milan. Laga tersebut harus berakhir dengan skor yang sama kuat. Dimana, tidak ada satu gol pun yang tercipta. Skor kacamata bertahan hingga 90 menit.

Secara keseluruhan, dalam lima pertandingan terakhir, i Rossoneri sukses keluar sebagai peraih poin sempurna sebanyak tiga kali dan hanya sekali harus menelan kekalahan. Satu laga sisanya, berakhir dengan kedudukan imbang.

Jika berdasarkan pada laga yang dilakoni masing-masing tim. Milan harus mengakui kehebatan Roma dengan skor tipis 1-0. Gol penentu kemenangan tersebut, diciptakan oleh gelandang asal Belgia yang memiliki darah Indonesia, yakni Nainggolan. Atalanta juga meraih hasil buruk. Dimana, mereka yang bermain di depan para pendukungnya sendiri, justru harus takluk oleh Udinese dengan skor 1-3.

Kekuatan Lini Per Lini Milan Vs Atalanta

Menilik kekuatan yang dimiliki oleh kedua klub. Tentu kubu tuan rumah diatas kertas seharusnya mampu memenangkan laga tersebut. Secara, mereka merupakan salah satu tim raksasa di tanah Italia. Namun tetapi, sepakbola tidak dapat dihitung-hitung. Mungkin saja Atalanta mampu mengejutkan publik dan pulang dengan mengantongi poin penuh.

Milan vs Atalanta

Milan lebih unggul dalam lima laga terakhir melawan Atalanta

Pelatih AC Milan, Vicenzo Montella akan tetap menggunakan formasi 4-3-3. Lapadula, Niang dan Suso mengisi lini serang. Pasalic, Locatelli dan Bertolacci berperan di lini tengah. Abate, Paletta, Romagnoli dan Sciglio di sisi pertahanan. Penjaga gawang oleh Donnarumma.

Gasperini selaku pelatih Atalanta, mengandalkan Gomez dan Petagna di posisi depan dalam format 3-5-2. Kurtic, Conti, Kessie, Gagliardini dan Spinazzola berbagi peran di sisi tengah permainan. Masiello, Caldara dan Rafael Toloi menjaga lini belakang serta Sportiello sebagai kiper.

AS Roma vs AC Milan

Roma Sukses Taklukkan Milan

AS Roma berhasil menaklukkan tamunya, AC Milan dalam lanjutan Serie A giornata ke 16. Laga yang dihelat di Stadio Olimpico tersebut, berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan Serigala Ibukota. Satu-satunya gol diciptakan oleh Radja Nainggolan pada menit ke 62.

AS Roma vs AC Milan

AS Roma vs AC Milan yang berakhir untuk keunggulan tuan rumah

Tentu dengan kemenangan tersebut, Roma berhasil mengamankan peringkat kedua dalam tabel klasemen sementara Serie A, dengan raihan 35 poin. Berjarak empat poin dari sang pemuncak klasemen, yang saat ini masih diklaim oleh Juventus. Si Nyonya Tua memantapkan posisinya berkat kemenangan melawan Torino dalam Derby Turin dengan skor 1-3.

Sementara itu, kekalahan yang diderita oleh Milan, membuat posisinya tetap berada di urutan ketiga dengan raihan 32 poin. Tentu posisi tersebut tidaklah aman, lantaran Napoli yang berada dibawahnya, hanya terpaut satu angka saja. Begitu pula dengan Lazio yang juga sama-sama mengumpulkan 31 poin.

AS Roma vs AC Milan

Laga antara Roma melawan Milan berjalan dengan ketat. Sejak menit awal, kedua klub sudah menunjukkan kualitas yang dimilikinya. Pasukan Vincenzo Montella pun yang bertindak sebagai tamu, tak merasa gugup bermain di depan para pendukung tuan rumah. Sejumlah peluang berhasil mereka ciptakan.

Radja Nainggolan

Radja Nainggolan saat melakukan selebrasi bersama rekan-rekannya

Terbukti pada menit ke 27, i Giallorossi seharusnya mampu unggul 0-1, andaikan saja penalti yang dieksekusi oleh M’Baye Niang tidak mampu ditebak sempurna oleh Wojciech Szczesny. Hadiah tendangan duabelas pas ini diberikan oleh wasit, lantaran Lapadula dilanggar oleh sang kiper lawan.

Masing-masing tim terus melancarkan serangan ke gawang lawan. Namun, karena buruknya penyelesaian akhir, membuat babak pertama harus berakhir dengan skor kacamata.

Babak kedua dimulai, intensitas kedua klub semakin meningkat. Luciano Spalletti merubah skema taktikal. Dimana El Shaarawy yang dimasukkan pada babak pertama menggantikan Bruno Perez. Menjadikan serangan Serigala Ibukota lebih variatif. Alhasil, pada menit ke 62, Radja Nainggolan berhasil menciptakan gol dan membuat timnya unggul 1-0 atas lawannya.

Gelandang yang memiliki darah Indonesia tersebut, berhasil menyarangkan bola ke gawang Milan yang dikawal oleh kiper muda bertalenta, Donnarumma, setelah memanfaatkan umpan dari Kostas Manolas. Pemain berkebangsaan Belgia tersebut mencetak gol dari luar kotak penalti, berkat tendangan kerasnya yang mengarah ke sisi kanan, yang tak mampu dibendung oleh sang kiper.

Sang tamu pun langsung merespon ketertinggalan tersebut dengan memasukkan Fernandez yang menggantikan Bertolacci di menit ke 66. Namun pergantian tersebut tak membuahkan hasil. Lima menit berselang, Lapadula ditarik keluar dan digantikan perannya oleh Luiz Adriano. Enam menit sebelum pertandingan berakhir, Pasalic masuk untuk menggantikan Honda di lini gelandang serang.

Pergantian tiga pemain tersebut, tak juga mampu menyarangkan gol ke gawang Roma. Sementara kubu tuan rumah, tak memasukkan satu pemain pun di babak kedua. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga berakhir, skor 1-0 tetap bertahan. Gol tunggal Nainggolan, cukup mampu mengalahkan AC Milan.

Radja Nainggolan: Senang Mampu Membantu Tim Meraih Kemenangan

Laga antara AS Roma melawan AC Milan berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan Serigala Ibukota. Radja Nainggolan keluar sebagai pahlawan, berkat tendangan kerasnya dari luar kotak penalti yang tak mampu dihalau oleh kiper lawan. Nainggolan pun mengungkapkan rasa kebahagiaannya, lantaran golnya mampu membantu tim meraih kemenangan.

Radja Nainggolan

Radja Nainggolan mengungkapkan kebahagiaannya setelah membantu tim meraih kemenangan

“Saya merasa sangat bahagia dengan kemenangan ini. Terlebih lagi, gol saya mampu membantu tim untuk meraih poin penuh dan memberikan senyuman untuk para pendukung yang datang memenuhi stadion. Semoga saya terus memberikan penampilan terbaik saya, demi membantu tim meraih kemenangan disetiap laganya,” ujar Nainggolan.